Shoploor Leadership, Mengapa Gagal?

header_blog_0000-1000x427

Pemimpin lahir di tempat kerja. Bukan di belakang meja. Atau di ruang meeting. Pemimpin adalah eksekutor rencana kerja. Koordinator pelaksana dan pendelegasian tugas.

Pemimpin yang langsung bersentuhan dengan proses kerja, di sebut shoploor leader. Pemimpin ini biasanya lahir dari karyawan level pelaksana (operator). Karena berprestasi dalam pekerjaan, plus memiliki jam kerja tinggi dan pengalaman yang mumpuni, kemudian dipromosikan menjadi shoploor leader.

Istilah shoploor leader ini berbede-beda. Setiap perusahaan memberikan nama menurut standar masing-masing. Ada yang memberi nama dengan sebutan Chief, Foreman, Team Leader, Genba Leader, dll. Namun peran dan fungsi mereka tetap sama, sebagai shopfloorleader.

Menariknya adalah setelah seorang pelaksana kelas A dengan prestasi, pengalaman dan jam terbang yang tinggi mengemban posisi sebagai shoploor leader. Dalam beberapa bulan kemudian level mereka turun menjadi leader kelas C. Selidik punya selidik. Ternyata mereka ahli dalam mengelola proses kerja, tapi belum ahli dalam mengelola bawahan. Mereka sebelumnya belum disiapkan untuk menjadi shoploorleader. Dan perusahaan pun belum membekali mereka dengan kepemimpinan dan manajemen di tempat kerja.

Maka dari itu, sungguh disayangkan. Jika karyawan yang awalnya kelas A, dan dipromosikansebagai pemimpin lini pertama, tapi tidak dibekali kompetensinya sebagai shoploor leader. Prestasi mereka akan menurun. Kinerja tim yang dipimpin akan turun pula. Ini tentunya berdampak pada pencapai target kerja perusahaan yang tidak tercapai.

Dalam hal ini, jangan salahkan shopfloor leader? Akar masalah sesuangguhnya ada pada program perusahaan dalam pembekalan dan peningkatan kompetensi shopfloor leader yang tidak dijalankan dengan kontinyu dan berkelanjutan.

*) Ditulis oleh Tim Dutis Consultant

Warehouse Operation & Management

Training Warehouse Operation & Management, 30 April – 01 Mei 2019- Jakarta

Manajemen logistik dan Pergudangan memegang peran yang sangat penting dalam kehidupan sebuah perusahaan. Peningkatan produktivitas dan pelayanan pergudangan akan sangat berpengaruh…
CONTINUE READING
TRAINING DESIGNING TECHNICAL TRAINING

TRAINING DESIGNING TECHNICAL TRAINING FOR OPERATION AND MAINTENANCE, 29 – 30 APRIL 2019 – JAKARTA

Designing Technical Training - Daya saing dari suatu perusahaan salah satunya ditentukan skills karyawan dalam melaksanakan tugas–tugas dan proses yang ada.…
CONTINUE READING
Collection, Receivable & Credit Risk Management

Training Collection, Receivable & Credit Risk Management, 24 – 25 April 2019 – Jakarta

Kualitas penjualan dapat dikatakan baik apabila penjualan tersebut dapat menghasilkan cash (ter-collect). Penjualan yang tinggi tidak akan ada arti apa-apa…
CONTINUE READING
Modern Office Administration & Filling System

Training Modern Office Administration & Filling System, 23 – 24 April 2019 – Jakarta

Organisasi pada era globalisasi dengan perkembangan teknologi informasi dewasa ini sangat membutuhkan karyawan yang memahami implementasi dari konsep office management…
CONTINUE READING
TRAINING_UNGGULAN